Serang,Lensabanteninvestigasi.com.-Memasuki puncak musim kemarau yang menyebab kan kekeringan di beberapa wilayah Polsek petir polres serang Polda Banten hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih 8000 liter pada warga desa Kubang jaya kecamatan petir kabupaten serang kamis tanggal 7//08/2026
Sebanyak 8000 liter air bersih di kontribusi kan langsung ke rumah rumah warga di 3kampung yang terdampak ya itu
Kegiatan ini turut di hadiri oleh Kasubsektor Tunjung Teja, kasitrantib kecamatan petir, personil Polsek petir Kesos desa Cirendeu dan masyarakat setempat
Kapolsek petir AKP. Priyanto S.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian polri terhadap kesulitan yang di alami warga
“Air bersih adalah kebutuhan. Dasar di tengah musim kemarau.banyak warga yang kesulitan mendapatkan air melalui baksos ini kami ingin meringankan beban masyarakat dan tetap memastikan warga tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari hari” ujar AKP priyanto saat di wawancara awak media di lokasi kegiatan
Antusiasme warga sangat tinggi. Warga pun mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang di berikan dan perhatian dari polri
“Alhamdulillah pak sangat berterima kasih kepada bapak Kapolsek petir dan jajaran Polsek petir yang sudah peduli dengan kami ucapkan salah satu warga desa kp. Cirendeu pande
Kegiatan yang selesai pukul 11:20 wib berlangsung aman dan tertib dan lancar
Di tengah musim kemarau Kapolsek petir AKP. Priyanto S.H menghimbau kepada seluruh masyarakat agar hemat menggunakan air bersih. Tak hanya itu AKP priyanto S.H menghimbau kepada masyarakat agar tidak termakan isu hoax demi terciptanya Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar hemat menggunakan air bersih untuk kebutuhan pokok segera lapor ke Kamtibmas , perangkat desa atau ke Polsek apabila terjadi kekeringan parah di wilayah nya dan tetep menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif dan jagn mudah percaya haox ujar AKP priyanto S.H
Selai itu Kapolsek petir AKP priyanto S.H juga menghimbau kepada agar tidak ragu untuk menghubungi call center 110 layanan Polisi bebas pulsa 24jam
“Apabila masyarakat membutuhkan membutuhkan bantuan polisi mengalami ganguan Kamtibmas atau ingin melaporkan. Informasi penting silahkan hubungi cal center polri di 110 layanan ini gratis dan buka 24,jam tutup Kapolsek petir AKP priyanto S.H”
Serang,Lensabanteninvestigasi.com. –Sarni suyani warga kp. Pabuaran RT 008/002 desa sanding kecamatan petir sangat membutuhkan uluran tangan dan perhatian khusus dari pemerintah setempat
Sungguh. Miris warga kampung Pabuaran RT 008/002 kecamatan petir kabupaten serang yang sangat memperhatikan dan butuh uluran tangan. Dari pemerintah setempat. Sarni Suryani kesehariannya hanya ibu rumah tangga yang hidup bertahun tahun di rumah gubuk sekamar. dan hidup sebrba kekurangan kondisi rumah nya sangat memperhatika hanya bangunan sperti gubug yang tidak layak huni
Kehidupan yang serba kekurangan iya jalanin yang usaha serabutan dan sebagai ibu rumah tangga Isak tangis tangis ibu Suryani yang sangat membutuhkan Uluran tangan dari pemerintah setempat
mengharap bantuan . Dari pemdes setempat namun tidak pernah di gubris dan tidak pernah di realisasikan dan suyani pun t pernah mendapatkan bantuan beras dari desa. Suryani yang hidup serba kekurangan dan sangat miris dalam hidup nya kini sangat memperhatinkan satu rumah yang tidur berdesak desakan dengan sang anak yang masih kecil
Karena ketidak kemampuan ibu Suryani juga tidak mampu membangun rumah nya. Untuk makan sehari hari pun mereka kesulitan Jangan kan untuk mem bangun rumah pak. buat makan aja kita masih susah ucap seorang warga setempat saat di wawancara awak media
Saat ini penghasilan yang tidak menentu dan tidak ada untuk biaya membangun rumah yang beliau tempati. hanya bisa berharap satu satu nya rumah nya bisa di bedah ucap warga setempat
Melihat ke adaan rumah ibu Suryani yang tinggal di rumah seperti gubug dengan mengharapkan batuan bedah rumah padahal kondisi rumah nya sangat tidak layak huni “betul pak ibu Suryani memang tidak punya rumah dan suami nya pun usaha serabutan. Ucap* rt Yopi*
anak dari Suryani pun mengharapkan bantuan uluran tangan dari kepala desa sanding dan perkim kabupaten serang dan kacamatan hingga pemerintahan setempat agar bisa hidup dengan layak dan mempunyai tempat tinggal karna saat ini anak nya ikut tinggal di ibu mertua. Di karenakan tidak mempunyai rumah
Kami berharap pemerintah desa. Daerah dan pusat jangan tutup mata akan hal tersebut kalo bukan dari pemerintah lantas dari siapa lagi.kalo bukan dari bantuan pemerintah
Suryani hanya bisa berharap pemerintah bisa untuk membantu perbaikan rumah yang kami huni. Rumah kami sudah hampir rubuh dan tidak bisa di tempati kami sangat sedih pak kami tidak punya rumah dan kami berharap rumah kami di bangun dan dapat perhatian dari pemerintah ucap warga setempat saat di wawancara awak media
*Rumah kami gubug pak dan tidak ada kamar mandi atau dapur dan sering kali ada ular masuk ke halaman rumah sy kawatir dengan anak kami karna saat hujan turun banyak binantang liar masuk ke rumah kami tambah Suryani ke awak media”
KEPALA SEKOLAH AD NEGERI PANIMBUNGAN KEC.ANYAR UBAIDILLAH,SPd.i,MPd
103 Siswa Belajar di Kondisi Memprihatinkan, Kepsek: Kami Butuh Perhatian Pemerintah Pusat
SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM.– Kondisi infrastruktur pendidikan di Kabupaten Serang masih memprihatinkan. Sebanyak 4 ruang kelas di SD Negeri Panimbungan, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang saat ini dalam kondisi rusak berat.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SD Negeri Panimbungan, Ubaidillah,S.Pdi,M.Pd. kepada awak media Lensa Banten Investigasi.
“Ruang kelas di sekolah yang saya pimpin mengalami rusak berat sudah beberapa tahun ini, sebanyak 4 lokal. Harapan saya, pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang dapat memberikan pekerjaan revitalisasi untuk tahun 2027 di sekolah kami,” jelas Ubaidillah.
SD NEGERI PANIBUNGAN KEC.ANYAR
DATA SEKOLAH TAHUN AJARAN 2026/2027 Menjawab pertanyaan awak media, Ubaidillah merinci jumlah peserta didik dan tenaga pendidik di sekolahnya. Untuk tahun pelajaran 2026/2027, SD Negeri Panimbungan memiliki 103 siswa putra dan putri. Sementara jumlah guru sebanyak 9 orang, dengan rincian:
4 orang berstatus PNS
1 orang Guru Penuh Waktu
2 orang Guru Paruh Waktu
2 orang Guru Honorer
PANTAUAN DI LOKASI Hasil penelusuran awak media Lensa Banten Investigasi di SD Negeri Panimbungan, Kecamatan Anyar, menunjukkan halaman sekolah terlihat indah, bersih, dan rapi. Ruang-ruang kelas yang masih layak pakai juga dalam kondisi bersih. Fasilitas toilet guru dan siswa pun terpantau bersih.
Namun kontras dengan kondisi 4 ruang kelas yang rusak berat tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan akan mengganggu proses belajar mengajar 103 siswa di sekolah tersebut.
Pihak sekolah berharap usulan revitalisasi 2027 segera ditindaklanjuti agar anak-anak di Anyar bisa belajar dengan aman dan nyaman.
DPC Demokrat Kabupaten Serang Gelar Gotong Royong dan Bakti Sosial di Lebakwangi”
DPC Demokrat Kabupaten Serang Gelar Gotong Royong dan Bakti Sosial di Lebakwangi”
‘DPC Demokrat Kabupaten Serang Gelar Gotong Royong dan Bakti Sosial di Lebakwangi”
SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – DPC Partai Demokrat Kabupaten Serang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan “Gerakan Langit Biru”*.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan di Kp. Kamaruton, Desa Kamaruton, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang.
Rangkaian acara diisi dengan aksi gotong royong membersihkan lingkungan dan bakti sosial. Kegiatan tersebut melibatkan pengurus DPC, kader Partai Demokrat, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan.
“Gerakan Langit Biru merupakan wujud nyata Partai Demokrat hadir untuk rakyat. Dengan semangat kebersamaan, kami ingin membantu meringankan beban masyarakat sekaligus membangun lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar salah satu pengurus DPC Demokrat Kabupaten Serang.
Melalui kegiatan ini, Partai Demokrat berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat pemilu, tetapi juga dalam aksi nyata untuk kepentingan rakyat.
DISINYALIR WARTAWAN LENSABANTENINVESTIGASI.COM DI INTIMIDASI DAN DIANCAM VIA WHATAPPS
SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Proyek Pembangunan Gedung SDN Pamarican 2, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang disinyalir terjadi pengurangan volume pekerjaan. Proyek miliaran rupiah ini kini menjadi sorotan publik.
Berdasarkan papan proyek, kegiatan ini bersumber dari APBD Kota Serang T.A 2026 dengan rincian:
TEMUAN DI LAPANGAN Hasil pantauan awak media di lokasi beberapa hari terakhir menemukan sejumlah kejanggalan. Kondisi bangunan terlihat belum rapi. Pada bagian pasangan batu pondasi juga ditemukan celah yang disinyalir tidak sesuai spesifikasi teknis.
Indikasi ini menimbulkan dugaan adanya pengurangan volume pekerjaan pada proyek yang nilainya hampir Rp1,9 Miliar tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DPUPR Kota Serang dan Konsultan Pengawas PT. Aksara Sakti Hutama belum memberikan klarifikasi terkait temuan di lapangan.
Bukti Chat Whatapps
DUGAAN INTIMIDASI KEPADA WARTAWAN Upaya konfirmasi kepada pihak pelaksana justru berbuntut tidak sedap. Seorang yang mengaku istri dari Deby selaku pelaksana CV. Karaton Mega Karya diduga melakukan intimidasi kepada wartawan melalui pesan WhatsApp pada malam hari, 01/07/2026.
“Ada apa yah kok chat malam2, jangan aneh2 dengan suami saya… mau saya laporin ke kapolres, perempuan kegatelan malam2 chat suami orang… soal kerjaan apa kata ketua wartawan, jg kamu wartawan Bodrex” tulis pesan tersebut.
“Malam2 konfirmasi kerjaan, gak ada siang emang” lanjut pesan itu.
Tindakan tersebut dinilai telah mencederai kemerdekaan pers dan menghambat fungsi kontrol sosial media terhadap penggunaan anggaran negara.
Proyek pendidikan seharusnya menjadi prioritas dan dikerjakan sesuai spek. Jika dugaan ini benar, maka APBD Kota Serang berpotensi dirugikan dan mutu pendidikan anak-anak SDN Pamarican 2 terancam.
SERANG,LENSABANTENINVESTIGASI.COM. – Pemerintah Desa Tamansari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Provinsi Banten menggelar Musyawarah Desa Pertanggungjawaban BUMDES “Gerakan Muda Tamansari”.
Acara yang berlangsung di Desa Tamansari tersebut dihadiri oleh:
Babay selaku Kepala Desa Tamansari
Ibu Atinselaku Eksbang Kecamatan Baros
Direktur BUMDES “Gerakan Muda Tamansari”
BPD, RT, RW
Serta warga Desa Tamansari
Dalam sambutannya, Ibu Atin selaku Eksbang Kecamatan Baros menyampaikan semangat optimis dalam mengelola BUMDES. “Dalam acara ini, Musdes Gerakan Muda Tamansari harus optimis jangan pesimis. BUMDES Gerakan Muda Tamansari sudah dilegalkan sejak tahun 2025. Kegagalan adalah pelajaran kita untuk meraih kemajuan di masa depan,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, mengingat Indonesia adalah negara mayoritas pertanian, maka sektor pertanian harus terus dikembangkan. “Jangan sampai kegagalan dalam pertanian seperti panen cabai, terong dan lainnya membuat kita pesimis. Justru dari situ kita belajar untuk lebih baik lagi,” tambahnya.
Kepala Desa Tamansari, Babay, juga mengapresiasi kinerja pengurus BUMDES selama ini. Ia berharap melalui pertanggungjawaban ini, BUMDES “Gerakan Muda Tamansari” semakin transparan, maju, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.
Dengan adanya Musdes ini, diharapkan pengelolaan BUMDES ke depan bisa lebih terarah dan menjadi motor penggerak ekonomi Desa Tamansari.
Serang,Lensabanteninvestigasi.com. – Kepala Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Suheli, mengikuti Program Pelatihan Kader Desa Indonesia yang berlangsung pada 14 Juli hingga 4 Agustus 2026 di Republik Rakyat Tiongkok. Program tersebut merupakan undangan dari Kementerian Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, diselenggarakan oleh Pusat Layanan Kerja Sama Internasional Kementerian Pertanian dan Urusan Perdesaan Republik Rakyat Tiongkok, didanai sepenuhnya oleh Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, serta dikoordinasikan oleh Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia.
Bagi Suheli, kesempatan mengikuti program internasional tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga sekaligus membuka wawasan baru mengenai strategi pembangunan desa yang berorientasi pada kemajuan ekonomi, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selama kurang lebih tiga pekan berada di Tiongkok, Suheli bersama peserta lainnya tidak hanya mengikuti pelatihan di dalam kelas, tetapi juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah desa dan pusat-pusat pengembangan ekonomi perdesaan. Dari pengalaman tersebut, ia dapat melihat secara langsung bagaimana desa-desa di Tiongkok berkembang menjadi kawasan yang maju, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.
Menurut Suheli, salah satu hal yang paling mengesankan adalah penerapan konsep desa tematik. Setiap desa memiliki identitas dan produk unggulan yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Bahkan, hampir setiap desa memiliki kawasan industri, pabrik, maupun perkebunan yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga secara berkelanjutan.
“Yang paling mengesankan bagi saya adalah kondisi desa-desa di Tiongkok yang meskipun berada jauh dari pusat kota, namun pertumbuhan ekonominya sangat maju dan tidak kalah dengan wilayah perkotaan. Infrastruktur yang memadai, pelayanan publik yang baik, serta aktivitas ekonomi yang terus berkembang menjadikan desa benar-benar sebagai pusat pertumbuhan baru,” ujar Suheli, Kamis (6/8/2026).
Ia juga mengaku takjub melihat penerapan teknologi modern di berbagai sektor usaha. Mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, hingga industri pengolahan hasil produksi, semuanya memanfaatkan teknologi canggih untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas hasil produksi.
“Pemanfaatan teknologi yang mereka lakukan benar-benar luar biasa. Hampir seluruh kegiatan usaha didukung dengan teknologi modern sehingga hasil produksinya berkualitas tinggi dan memiliki daya saing yang kuat. Pengalaman ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mendorong lahirnya inovasi di Desa Sindangheula,” katanya.
Selain kemajuan teknologi, Suheli menilai keberhasilan pembangunan desa di Tiongkok tidak terlepas dari komitmen pemerintah yang sangat serius dalam mengembangkan perekonomian masyarakat.
“Menurut saya, keberhasilan Tiongkok dalam membangun desa tidak terlepas dari peran pemerintah yang memiliki komitmen sangat kuat dalam membangun perekonomian masyarakat. Mereka tidak main-main dalam menjalankan program pembangunan. Mulai dari perencanaan, penyediaan tenaga ahli, dukungan pembiayaan, pendampingan teknis, hingga memastikan program berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang diharapkan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti karakter masyarakat Tiongkok yang disiplin, pekerja keras, ulet, kreatif, dan memiliki semangat tinggi untuk terus berkembang. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan desa-desa yang maju, inovatif, dan mandiri.
Sepulang dari program tersebut, Suheli membawa semangat baru untuk terus membangun Desa Sindangheula menjadi desa yang lebih produktif, inovatif, dan berdaya saing.
“Berbagai pengalaman dan praktik-praktik terbaik yang saya pelajari di Tiongkok akan menjadi referensi dalam merancang program pembangunan desa yang disesuaikan dengan potensi, karakteristik, dan kebutuhan masyarakat Desa Sindangheula,” tegasnya.
Ia bertekad mengimplementasikan berbagai inovasi yang relevan, mulai dari penguatan produk unggulan desa, pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi, peningkatan kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pemberdayaan UMKM, hingga mendorong lahirnya desa tematik yang mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Serang.
Meski demikian, Suheli menyadari bahwa tidak seluruh konsep pembangunan di Tiongkok dapat diterapkan secara langsung di Indonesia. Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Namun, semangat berinovasi, pola pikir yang visioner, serta komitmen dalam membangun desa secara terencana dan berkelanjutan merupakan nilai-nilai penting yang layak diterapkan.
“Saya menyadari bahwa tidak semua konsep dapat diterapkan secara langsung. Namun semangat, pola pikir, serta komitmen dalam membangun desa secara terencana dan berkelanjutan merupakan pelajaran yang sangat berharga. Saya berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk mewujudkan Desa Sindangheula yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ungkapnya.
Di akhir keterangannya, Suheli menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Program Pelatihan Kader Desa Indonesia.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Bapak Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Bapak Ahmad Riza Patria, beserta seluruh jajaran Kemendes PDT atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan. Terima kasih juga kepada Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, Kementerian Perdagangan Republik Rakyat Tiongkok, Pusat Layanan Kerja Sama Internasional Kementerian Pertanian dan Urusan Perdesaan Republik Rakyat Tiongkok, serta Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia atas kesempatan belajar yang sangat berharga ini,” tuturnya.
Suheli berharap ilmu, pengalaman, dan inspirasi yang diperoleh selama mengikuti pelatihan dapat diterapkan secara bertahap di Desa Sindangheula dan menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan desa yang lebih maju, mandiri, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jakarta,Lensabanteninvestigasi.com. – Panitia Penyelenggara Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan mendapat respon positif dari Istana Negara atas surat permohonan audiensi yang telah dikirimkan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Surat resmi nomor: 008/Pan-Pel/Sekt./VII/2026 telah diterima oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) RI pada tanggal 28 Juli 2026.
Pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, Kemensesneg RI menyampaikan pemberitahuan melalui pesan WhatsApp kepada Ketua Panitia, Drs. Cecep Pria Erawan, M.Pd. Dalam pemberitahuan tersebut disampaikan bahwa surat permohonan audiensi telah didisposisikan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dan menjadi tindak lanjut Bapak Pelaksana Harian Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan.
Menyambut kabar tersebut, Ketua Panitia Drs. Cecep Pria Erawan, M.Pd menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya.
“Alhamdulillah Bapak Presiden Prabowo telah merespon surat permohonan audiensi dari panitia. Melalui Kemensesneg, beliau telah mengundang kami untuk beraudiensi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Insya Allah audiensi tersebut akan diterima oleh Bapak Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan di Gedung Wisma Menpora, pada hari Kamis, 6 Agustus 2026, pukul 13.00 WIB,” ungkap Cecep dengan nada penuh sukacita.
Cecep juga memohon doa restu dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Banten dan para pemuda, agar dalam pelaksanaan audiensi maupun seluruh rangkaian persiapan Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan.
“Kami memohon doa dari seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Provinsi Banten, terutama para pemuda, agar panitia senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam setiap langkahnya,” harapnya.
Lebih lanjut, Cecep menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan tim khusus yang akan hadir memenuhi undangan audiensi tersebut guna menyampaikan secara langsung rencana dan persiapan Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan kepada pihak Kemenpora.
Diresponnya surat permohonan audiensi ini menjadi langkah maju yang membanggakan bagi panitia, sekaligus menunjukkan perhatian dan dukungan pemerintah pusat terhadap agenda pemuda yang mengusung tema ketahanan pangan nasional.
Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com. – Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, personel Polsek Bojonegera dan Polsek Puloampel Polres Cilegon Polda Banten melaksanakan kegiatan strong point pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis wilayah Kecamatan Bojonegara pada, rabu (05/08/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada lokasi yang memiliki mobilitas masyarakat cukup tinggi, seperti persimpangan jalan, kawasan pasar, pertokoan, akses menuju pelabuhan, serta titik-titik yang berpotensi terjadi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.
Kapolres Cilegon AKBP MOEHAMAD PROBANDONO BOBBY DANUARDI melalui Kapolsek Puloampel IPTU Jonathan Mampetua sirait mengatakan bahwa kegiatan strong point merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.
“Melalui kegiatan strong point ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar. Kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk melakukan pengaturan lalu lintas, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya
Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin setiap hari pada jam-jam sibuk, terutama pada pagi hari ketika aktivitas masyarakat meningkat. Personel Polsek Bojonegara dan polsek puloampel ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan dan lokasi yang membutuhkan kehadiran petugas guna membantu kelancaran arus kendaraan maupun penyeberangan pejalan kaki.
Lebih lanjut, menegaskan bahwa program strong point menjadi salah satu upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Dengan pelayanan yang humanis dan responsif, diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat kepada Polri serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Bojonegara dan Polsek Puloampel,” tambahnya.
Diakhir keterangannya, Anggota mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
“Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas, tindak kriminalitas, maupun keadaan darurat lainnya dapat segera menghubungi layanan Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis. Kami siap memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tutupnya.
Cilegon.Lensabanteninvestigasi.com. – Demi menjaga keamanan markas komando dan mengantisipasi segala bentuk gangguan yang datang dari luar, personil piket Polsek Puloampel melaksanakan kegiatan Sistem Pengamanan Mako (Sispam Mako), rabu(5/9/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh personil piket tetap dalam kondisi siaga, memahami prosedur pengamanan, serta memeriksa kesiapan sarana dan prasarana pendukung keamanan. Langkah ini diambil agar apabila terjadi situasi darurat atau gangguan, penanganan dapat berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan baik.
Pelaksanaan tugas ini merupakan wujud kepatuhan terhadap arahan Kapolres Cilegon AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi serta Kapolsek Puloampel IPTU Jonathan Mampetua Sirait, agar keamanan markas tetap terjaga dengan optimal dan kesiapan operasional selalu terjaga setiap saat.